Musibah Lion Air, Basarnas Tak Berhenti Sebelum Pesawat Ditemukan
TABLOIDBINTANG.COM - Muhamad Syaugi, Kepala Badan SAR Nasional atau Basarnas optimistis akan berhasil mengevakuasi Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang selama tujuh hari ke depan. Namun, bila lebih dari tujuh hari belum ditemukan, pihaknya tetap akan melanjutkan pencarian.
Syaugi menuturkan, setiap hari tim Basarnas yang berjumlah 150 orang bahu membahu dengan personel TNI dan Polri bekerja setiap hari 24 jam. Ada sekitar 15 hingga 20 kapal digerakkan untuk melakukan pencarian. “Waktu pencarian akan diperpanjang jika dirasa kurang,” ujar Syaugi.
Basarnas mendapat informasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 pada Senin, 29 Oktober 2018, pukul 06.50. Kemudian mengkroscek ATC bahwa Lion Air JT 610 kehilangan kontak pada 06.20. Setelah itu tim evakuasi SAR Jakarta dan pusat mengerahkan tiga kapal besar dan dua kapal kecil. "Termasuk helikopter, saya ada di situ. Pukul 08.30 kami lihat serpihan pesawat, kami kumpulkan," kata Syaugi.
Kesungguhan pemerintah untuk mencari Lion Air JT 610, kata Syaugi, cukup maksimal. "Tugas kami cari evakuasi tim di lapangan, sudah menyelam 35 meter ke dalam laut, tapi sampai tadi malam belum temukan bodi pesawat yang besar dalam air," kata Syaugi.
-
Peristiwa
Penjelasan KNKT Soal Pilot Ketiga yang Terbangkan Lion Air Sebelum Jatuh
TEMPOKamis, 21 Maret 2019 -
Peristiwa
Tanggapan KNKT Soal Rekaman Kokpit Lion Air yang Beredar : Hanya Kami yang Punya
TEMPOKamis, 21 Maret 2019 -
Peristiwa
Rekaman Percakapan Pilot Lion Air JT 610 Beredar, Ini Sikap Kemenhub
TEMPOKamis, 21 Maret 2019 -
-
Peristiwa
Lion Air Minta Maaf Terkait Pesawat Tergelincir di Pontianak
TEMPOMinggu, 17 Februari 2019 -
-
Peristiwa
Bagasi Lion Air dan Wings Air Mulai Berbayar, Ini Cara Antisipasi Biaya Tambahan
TEMPOSelasa, 22 Januari 2019 -
Peristiwa
Lion Air dan Wings Air Mulai Hari Ini Berlakukan Bagasi Berbayar
TEMPOSelasa, 22 Januari 2019 -