Pengacara Ungkap Alasan Mandala Shoji Mangkir dari Kejaksaan
TABLOIDBINTANG.COM - Mandala Abadi alias Mandala Shoji menjadi buron Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Calon legislatif Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI itu mangkir dari panggilan Kejaksaan setelah pengadilan menjatuhkan vonis hukuman kurungan.
Pengacara Mandala Shoji, Zulkarnain, mengatakan kliennya memiliki alasan khusus tak memenuhi panggilan kejaksaan setelah vonis inkracht. "Dia mencoba bertahan karena menunggu surat eksekusi," kata Zulkarnain kepada Tempo pada Rabu, 30 November 2019.
Menurut Zulkarnain, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat sampai saat ini tidak mengeluarkan surat eksekusi tersebut. Sedangkan saat ini yang diterima Mandala Shoji hanya surat pemberitahuan bahwa permohonan bandingnya di Pengadilan Tinggi ditolak. Itu berarti, vonis hakim terhadap Mandala menjadi berkekuatan hukum tetap.
Perihal tersebut diakui oleh jaksa Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Andri Saputra. Andri mengatakan kejaksaan tak akan mengeluarkan surat eksekusi untuk memanggil terpidana. Sebab, dalam aturannya, kejaksaan hanya bakal memberi surat yang berisi pemberitahuan. "Kalau dikeluarkan surat eksekusi, nanti malah kabur," ujarnya.
Jaksa telah memanggil Mandala secara persuasif untuk memenuhi panggilan. Namun, pemanggilan itu tidak diindahkan. Adapun Mandala telah dua pekan mangkir dari pemanggilan. Andri mengatakan jaksa akan menangkap paksa Mandala karena ia telah tercatat dalam daftar pencarian orang atau DPO.
Saat ini, Andri mengatakan Kejaksaan telah melacak keberadaan Mandala. Namun pihaknya kesulitan lantaran telepon seluler mantan presenter itu tak aktif. Selain melacak via telepon genggam, Kejaksaan telah mendatangi rumah mantan presenter itu sebanyak dua kali.
Saat disatroni, Mandala tak pulang ke kediamannya hingga larut malam. Padahal menurut keluarga, calon legislatif DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu rutin pulang meski tengah malam.
Mandala sebelumnya dinyatakan bersalah lantaran terbukti secara sah telah menjanjikan materi sebagai imbalan kepada peserta pemilu secara langsung atau tidak langsung. Materi yang dijanjikan berupa kupon umrah dan sejumlah doorprize.
Pelanggaran tersebut dilakukan oleh dia di dua tempat berbeda, yaitu di Pasar Gembrong Lama Jakarta Pusat pada Jumat, 19 Oktober 2018. Lalu, di pasar kaget Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan pada Ahad, 11 November 2018.
Mandala Shoji kemudian dijatuhi vonis tiga bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider satu bulan kurungan pada 18 Desember 2018 atas kasus pelanggaran kampanye.
-
-
Berita
Bebas dari Penjara, Mandala Shoji Bersyukur Banyak Dapat Pelajaran
SupriyantoRabu, 7 Agustus 2019 -
Berita
Mandala Shoji Bebas dari Penjara Diwarnai Isak Tangis Keluarga dan Kerabat
SupriyantoRabu, 7 Agustus 2019 -
Berita
Mandala Shoji Akan Bebas Siang Ini, Istri dan Anak-anak Menyambut di Lapas Salemba
SupriyantoRabu, 7 Agustus 2019 -
Berita
Cici Panda Prihatin Mandala Shoji Dipenjara karena Pelanggaran Kampanye
SupriyantoSelasa, 26 Februari 2019 -
Berita
Kata Istri, Mandala Shoji Tularkan Energi Positif kepada Teman Satu sel
SupriyantoSenin, 18 Februari 2019 -
Peristiwa
Mengaku Itikaf, Mandala Shoji Larang Istri Bilang ke Anak Soal Dirinya Dipenjara
SupriyantoSenin, 18 Februari 2019 -
Peristiwa
Minta Keadilan, Istri Mandala Shoji Laporkan Bawaslu ke DKPP
SupriyantoSenin, 18 Februari 2019 -
Peristiwa
Istri Ungkap Kondisi Sel Tempat Mandala Shoji Ditahan
Christiya Dika HandayaniJumat, 15 Februari 2019