Masa Mudanya, Jackie Chan Senang Berkelahi dan Jualan Narkoba

Supriyanto | 19 November 2024 | 06:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Bintang Mandarin yang populer di Hollywood, Jackie Chan disebut sebagai selebritis Asia paling kaya. Dikutip dari berbagai sumber, kekayaan pemain film Rumble in The Bronx itu mencapai 400 juta SGD atau senilai Rp 4,3 triliun.

Gerak-geriknya di industri perfilman juga selalau menarik perhatian.

Selama ini tak banyak yang tahu mengenai latar belakang keluarga aktor spesialis film kungfu, Jackie Chan. Maklum saja, Jackie memang jarang membahasnya. Namun suatu kali waktu bintang Shanghai Noon ini sempat berbicara blak-blakan soal keluarga di acara TV Xinming Evening News.

"Dulu saya menganggap saya anak tunggal. Namun suatu hari ayah saya memberi tahu, ternyata saya mempunyai dua saudara laki-laki dan dua saudara perempuan," buka Jackie Chan.

Sebelum saling jatuh cinta, kedua orangtuanya pernah menikah. Nah, 4 saudaranya itu berasal dari perkawinan terdahulu. Kisah pertemuan orangtuanya terbilang unik.

Saat itu mereka dalam pihak berseberangan. Tapi bagaimana lagi, cinta memang tidak mengenal batas.

"Ibu saya dulunya kurir narkoba, dan ayah saya polisi. Suatu hari, ibu tertangkap ketika sedang mengantar narkoba. Ayah segera membebaskan ibu setelah melihatnya membawa dua anak. Akhirnya mereka saling jatuh cinta," cerita Jackie tersenyum.

Saat Jackie berumur 6 tahun, orangtuanya imigrasi ke Australia demi kehidupan lebih baik. Karena sering ditinggal orangtua bekerja, Jackie cilik merasa kehilangan kasih sayang. Oleh sebab itu, aktor yang juga piawai menyanyi ini sering terlibat tindakan kriminal, seperti berkelahi, menipu, mencuri, sampai menjual narkoba! 

Meski demikian, bukan berarti orangtuanya tak awas. Sang ibu tentu tak ingin kesalahan yang dilakukannya terulang. 

"Ketika saya berusia 16 tahun, ayah saya berkata tidak dapat mengawasi saya sepenuhnya lagi. Tapi ia membuat saya berjanji akan tiga hal. Yaitu tidak terlibat di dunia kejahatan, tidak menggunakan narkoba, dan tidak berjudi," beber Jackie Chan.

Meski mengiyakan permintaan sang ayah, Jackie waktu itu belum tergerak memenuhi. Ia baru tersadar ayahnya benar, saat musibah menimpa teman yang biasa berkumpul dengannya. 

"Teman saya ada yang tewas dan dipenjara seumur hidup akibat terjerumus ke dalam dunia kejahatan," tandas Jackie Chan.

Penulis : Supriyanto
Editor : Supriyanto