Pertimbangkan Hal Ini Ketika Ingin Membuat Pesta Ulang Tahun untuk Anak Introver
TABLOIDBINTANG.COM - Banyak orang tua membuat pesta seheboh mungkin untuk merayakan hari jadi sang anak setiap tahun. Mulai dari pesta bertema tokoh kartun kesayangan, kue, dan goodie bag mewah, hingga mengundang artis idola sang anak sebagai bintang tamu kini menjadi hal lumrah yang dilakukan pada pesta ulang tahun anak.
Merayakan pesta ulang tahun sama sekali bukan hal yang buruk. Pesta ulang tahun pastinya memberi kebahagiaan tidak hanya untuk anak yang berulang tahun, namun juga kepada para tamu undangan, baik orang tua dan anak-anak. Pesta ulang tahun juga bisa menjadi wujud rasa syukur atas anak yang tumbuh dengan sehat dan sesuai harapan. Bisa pula menjadi bentuk syukur atas rezeki yang Anda miliki dan ingin Anda nikmati bersama orang lain.
Di sisi lain, merayakan ulang tahun setiap tahun rupanya tidak melulu bisa memberikan kebahagiaan untuk anak. Pada anak-anak yang bersifat introver, pesta ulang tahun tak ubahnya seperti tekanan besar pada dirinya. Sebab di acara pesta ulang tahunnya, anak pasti akan menjadi pusat perhatian dari tamu undangan. Dan tidak semua anak menyukai hal itu. Anak-anak introver umumnya tidak nyaman bahkan merasa cemas ketika semua orang menyoroti dirinya.
Menurut dr. Debra Kissen, psikolog klinis di Light on Anxiety Treatment Center di Chicago, Amerika Serikat, memaksakan anak untuk merasa bahagia –dengan membuat pesta ulang tahun—bisa menjadi tekanan yang justru akan memicu perasaan kecewa pada anak. “Kapan pun Anda dipaksa untuk bahagia bisa memicu perasaan kecewa, dan pesta ulang tahun bisa menjadi pemicu rasa cemas karena ada tekanan untuk menciptakan ulang tahun yang berkesan di tengah dunia (pergaulan orang tua) yang kompetitif,” urai Debra Kissen.
Jadi jika tahu anak Anda bukan tipe anak yang suka dan nyaman berada di keramaian dan menjadi pusat perhatian, maka berpikirlah ulang untuk merayakan pesta ulang tahun besar-besaran. Sebab merayakan ulang tahun secara intim dan hanya dihadiri oleh orang-orang terdekat justru akan memberikan kebahagiaan tak ternilai untuk anak.
(riz/bin)