Bagaimana Arda "Naff" Menjawab Kesenjangan Karier dengan Tantri "Kotak"?
TABLOIDBINTANG.COM - BEBERAPA kali teman-teman bertanya kepada Arda "Naff": "Kamu sebenarnya jatuh cinta pada Tantri di atas panggung atau bawah panggung?"
Tak sedikit orang yang membandingkan karier dan popularitas mereka. "Ya, keduanya. Di atas dan di bawah panggung. Munafik kalau saya bilang saya enggak mencintai Tantri 'Kotak'. Tapi saya juga mencintai Tantri yang saya lihat setelah turun panggung. Dia yang apa adanya, selalu membantu, perhatian, selalu ada untuk saya saat saya jatuh, saat saya membangun. Tahu sendiri anak band, jatuh-bangun. Dia selalu meyakinkan saya; 'kamu bisa kok', 'usahamu pasti akan membuahkan hasil.' Ini yang membuat saya yakin dia pilihan yang tepat. Bahwa dia adalah seorang Tantri 'Kotak',' itu bonus,” tutur Arda.
Unik kata yang dipilih Arda untuk menggambarkan hubungannya dengan Tantri. Wanita ini salah satu penyanyi papan atas di negeri ini. Namun ketika turun panggung, dia menjadi dirinya sendiri.
"Kami hobi ke pasar bareng, masak bareng, kalau ke daerah inginnya pergi ke sawah. Dulu saya pernah mengetesnya. Tepat di awal saya berjuang di Jakarta, saya ajak dia naik MetroMini, busway, angkot, dia mau dan enggak rewel. Wajahnya disamarkan. Pakai masker atau kacamata hitam, kaus, jins. Naik motor di daerah. Dia enggak komplain. Dia enjoy saja dan banyak tertawa," urai Arda.
Pasangan ini memang unik dan membumi. Sampai-sampai mereka memiliki panggilan sayang Elek, yang dalam bahasa Jawa artinya jelek. "Lek... Lek...," kerap keduanya saling memanggil demikian selama sesi pemotretan di Bintang.
"Biar elek, yang penting menyangkut di hati, hahaha," seloroh Arda. Lamaran resmi antara dua keluarga besar dilakukan 2 Februari lalu di Tangerang, Banten, secara sederhana.
(val/adm)