Antusiasme Luar Biasa, Film Pabrik Gula Raih 200 Ribu Penonton di Hari Pertama Tayang

Supriyanto | 1 April 2025 | 15:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Film Pabrik Gula produksi MD Pictures mendapat sambutan luar biasa dari penonton Tanah Air. Di hari pertama tayang pada saat momen Lebaran, Senin (31/3) kemarin film horor yang diadaptasi dari kisah nyata itu ditonton hingga 200 ribu orang.

Kabar jumlah penonton film Pabrik Gula di hari oertama tayang diketahui dari unggahan Produser dan CEO MD Pictures, Manoj Punjabi di akun Instagram miliknya.

"203.799 orang sudah menjadi buruh musiman! What an amazing first day! Terima kasih untuk antusiasme luar biasa," ungkap Manoj Punjabi dilihat pada Selasa (1/4) siang.

Unggahan tersebut langsung mendapat sorotan netizen. Bahkan beberapa pemain Pabrik Gula ikut merespons, merasa takjub di hari pertama tayang berhasil menyedot 200 ribu penonton.

"Goks," tulis Arbani Yasiz. 

"So happy," ungkap Benedictus Siregar.

"Whooaaa," timpal Bukie B Mansyur .

Antusiasme Luar Biasa, Film Pabrik Gula Raih 200 Ribu Penonton di Hari Pertama Tayang

Sebelumnya film Pabrik Gula juga mendapat pujian dari penonton di Los Angeles, Amerika Serikat.

Saat menggelar pemutaran perdana di AMC The Grove, Los Angeles, Amerika Serikat pada 26 Maret 2025 waktu setempat, film produksi MD Pictures itu memberikan pengalaman penuh ketegangan. 

Antusiasme yang besar terhadap penayangan Pabrik Gula di Amerika Serikat juga sekaligus menandai adanya pengaruh Indonesia di kancah perfilman global, khususnya untuk genre horor di Hollywood.

Film Pabrik Gula tayang di Indonesia mulai 31 Maret 2025 dengan format IMAX dan 4DX. Manoj Punjabi selaku produser film Pabrik Gula mengumumkan menayangkan film dari kisah nyata itu dalam dua versi berbeda.

Penayangan Pabrik Gula akan dibagi menjadi versi Jam Kuning dan Jam Merah atau uncut.

"Jam Juning itu 17 tahun, yang Pabrik Gula uncut, Jam Merah," kata Manoj Punjabi kepada wartawan.

Dijelaskan oleh Manoj Punjabi, yang membedakan kedua versi Pabrik Gula terdapat pada durasi tayang. Versi Jam Merah yang mengantongi sensor 21+ memiliki durasi satu menit lebih panjang dari versi Jam Kuning.

"Dan dua film ini ya itu tetap Pabrik Gula tapi ada elemen-elemen tertentu, storytelling-nya lebih clear, lebih jelas lagi dan lebih lengkap," ucap Manoj Punjabi.

Versi Jam Merah, Pabrik Gula uncut akan tayang di jam tertentu dengan label 21+.

"Strategi kami yang Jam Merah Pabrik Gula Uncut akan tayang show malam, Jam Merah jam 8 malam di beberapa bioskop, yang jam kuning lebih bebas," pungkas Manoj Punjabi.

Dibintangi Arbani Yasiz, Ersya Aurelia, Erika Carlina, Bukie B Mansyur dan empat komika populer, Pabrik Gula bercerita tentang sekelompok buruh musiman di sebuah pabrik yang mengalami teror dari kerajaan demit.

Dengan latar cerita yang unik dan penggabungan berbagai elemen menarik, Pabrik Gula menjadi salah satu film yang paling dinantikan.

Manoj Punjabi berhatap film ini tidak hanya memuaskan penonton lokal, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi perfilman Indonesia untuk bersaing di pasar global.

Penulis : Supriyanto
Editor: Supriyanto
Berita Terkait