Sinopsis Film Pabrik Gula, Raih 200 Ribu Penonton di Hari Pertama Tayang

Supriyanto | 1 April 2025 | 19:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Film horor Pabrik Gula produksi MD Pictures tayang di bioskop Tanah Air mulai 31 Maret 2025 dengan format IMAX dan 4DX. Hari pertama tayang, film yang diadaptasi dari kisah nyata itu berhasil meraup 200 ribu penonton.

Pabrik Gula kembali menyatukan sutradara Awi Suryadi dan penulis skenario, Lele Laila dari cerita SimpleMan di bawah arahan Manoj Punjabi, sebagai produser.

Pada 2022, mereka pernah sukses menggarap KKN di Desa Penari yang dinobatkan sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Dibintangi Arbani Yasiz, Erika Carlina dan banyak bintang lainnya film Pabrik Gula menggambarkan suasana sebuah pabrik gula yang mencekam. Penonton diajak merasakan ketegangan para buruh ketika peluit pabrik berbunyi.

Peluit itu menandakan berlakunya "jam merah" yaitu waktu sakral bagi para penghuni kerajaan demit.

Manoj Punjabi menyebut film Pabrik Gula menjadi warna baru di genre horor Tanah Air. Ia mengklaim Pabrik Gula menjadi film terbesar MD Pictures yang ditunggu-tunggu.

Sinopsis Film Pabrik Gula, Raih 200 Ribu Penonton di Hari Pertama Tayang

Sinopsis Film Pabrik Gula

Dikisahkan bahwa para pekerja tersebut berbondong-bondong datang untuk mendapatkan pekerjaan di pabrik gula. Mereka ingin mencoba peruntungan bekerja di pabrik gula demi mengubah nasib. Semua berjalan dengan begitu baik dan para buruh pabrik gula dapat mengerjakan tugasnya begitu lancar.

Namun, hal tersebut berubah saat seorang buruh memasuki sebuah area gudang yang begitu gelap dan sepi. Di sana dirinya menemukan sebuah hal yang ganjil dan sulit dijelaskan dengan nalar manusia.

Selanjutnya sejak kejadian tersebut, ada berbagai teror yang datang silih berganti dan dialami oleh para pekerja di pabrik gula tersebut. Hal ini mau tak mau membuat seorang pekerja senior memberikan gambaran kisah yang pernah terjadi di masa lalu.

Dahulu para pekerja pabrik banyak yang mengalami kecelakaan saat bekerja, sehingga membuat pihak pabrik harus mengikat perjanjian dengan Maharatu agar tidak lagi mengganggu. Sosok tersebut merupakan pemimpin kerajaan demit yang menguasai tempat tersebut.

Sayangnya, Maharatu dan pengikutnya justru tampak dibuat murka. Entah apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi, tetapi yang pasti para pekerja kini harus dihadapkan pada situasi berbahaya yang membuat nyawa mereka dipertaruhkan.

Akankah para buruh pabrik yang masih tersisa mampu bertahan hidup di tengah-tengah teror yang terus menerus ditunjukkan oleh Maharatu?

Saksikan film Pabrik Gula di bioskop sekarang!

Penulis : Supriyanto
Editor: Supriyanto
Berita Terkait