Waspada Lonjakan Kolesterol Setelah Lebaran, Ini Cara Mengatasinya
TABLOIDBINTANG.COM - Setelah merayakan Hari Raya Idulfitri, banyak orang mulai merasakan dampak dari pola makan yang kurang sehat selama libur Lebaran. Salah satu masalah kesehatan yang sering muncul adalah meningkatnya kadar kolesterol akibat konsumsi makanan tinggi lemak dan gula secara berlebihan.
Menurut dr. Rina Setiawan, seorang ahli gizi dari Jakarta, kebiasaan mengonsumsi makanan bersantan, gorengan, dan hidangan manis selama Lebaran dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.
“Ketika kadar kolesterol tinggi, risiko penyakit jantung dan stroke juga ikut meningkat,” ujar Rina Setiawan.
Beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan kolesterol setelah Lebaran antara lain:
- Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh seperti rendang, opor ayam, dan kue-kue Lebaran.
- Kurangnya aktivitas fisik selama libur panjang.
- Pola makan yang tidak terkontrol dengan porsi berlebihan.
- Kebiasaan ngemil makanan manis dan gorengan tanpa diimbangi asupan serat yang cukup.
Cara Mengatasi dan Menurunkan Kolesterol
Agar kadar kolesterol kembali normal, masyarakat disarankan untuk melakukan beberapa langkah berikut:
1. Mengatur Pola Makan Sehat – Konsumsi lebih banyak sayur, buah, dan makanan tinggi serat seperti oatmeal, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
2. Batasi Lemak Jenuh – Kurangi makanan bersantan, gorengan, dan daging berlemak tinggi.
3. Perbanyak Aktivitas Fisik – Lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang setidaknya 30 menit per hari.
4. Hindari Konsumsi Gula Berlebih – Kurangi minuman manis dan makanan olahan yang tinggi gula.
5. Perbanyak Minum Air Putih – Membantu proses metabolisme dan pembuangan racun dalam tubuh.
Dokter Rina juga menyarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala guna memantau kadar kolesterol.
“Jika kadar kolesterol tetap tinggi meskipun sudah mengubah pola hidup, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” tambahnya.
Dengan langkah-langkah yang tepat, lonjakan kolesterol setelah Lebaran bisa dikendalikan, sehingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan tubuh yang lebih sehat.